PENDIDIKAN KOMPUTER


.

SPEECH RECOGNITION
Speech recognition adalah suatu proses untuk mengkonversikan sinyal akustik (suara) melalui microphone sebagai perintah pengoperasian komputer atau manuliskan kata-kata (dikte).
Ada 2 tipe Speech Recognition dilihat dari ketergantungan pembicara yaitu:
a. Independent Speech Recognition

Yaitu system pengenal ucapan tanpa terpengaruh dengan siapa yang berbicara, tetapi mempunyai keterbatasan dalam jumlah kosakata. Model ini akan mencocokan setiap ucapan dengan kata yang dikenali dan memilih yang ”sepertinya”cocok. Untuk mendapatkan kecocokan kata yang diucapkan maka digunakan model statistic yang dikenal dengan nama Hidden Markov Model (HMM)

b. Dependent Speech Recognition

Yaitu system pengenal ucapan yang memerlukan pelatihan khusus dari pembicara, dimana hasil pelatihan dari masing-masing pembicara akan disimpan dalam sebuah profil. Profil inilah yang nantinya digunakan untuk berinteraksi dengan system pengenal ucapan dan sistem akan bergantung siapa yang berbicara. Sistem ini biasanya lebih mudah untuk dikembangkan, dimana contoh suara sudah dibuat sebelumnya dan disimpan dalam database (basis data) dan jumlah kosakatanya lebih besar dibandingkan dengan independent speech recognition. Proses pengenalan ucapan dengan cara membandingkan ucapan pembicara dengan contoh suara yang ada.
Sebelum kita memulai menggunakan Windows Speech Recognition, kita harus menghubungkan mikrofon ke komputer. Setelah kita punya mikrofon set up, kita dapat melatih komputer kita untuk lebih memahami kita dengan membuat profil suara bahwa komputer kita menggunakan untuk mengenali perintah suara kita dan berbicara.
Setelah kita punya mikrofon dan profil suara set up, kita dapat menggunakan Speech Recognition untuk melakukan hal berikut :
1. Kontrol komputer kita.
Speech Recognition mendengarkan dan merespon perintah lisan kita. Kita dapat menggunakan Speech Recognition untuk menjalankan program dan berinteraksi dengan Windows. Untuk informasi lebih lanjut tentang perintah kita dapat menggunakan dengan Speech Recognition, lihat perintah umum pada Speech Recognition.

2. Mendikte dan mengedit teks.
Kita dapat menggunakan Speech Recognition untuk mendikte kata-kata ke dalam program pengolah kata atau mengisi formulir online di web browser. Kita juga dapat menggunakan Speech Recognition untuk mengedit teks pada komputer kita. Untuk informasi lebih lanjut tentang teks mendikte, lihat teks mendikte menggunakan Speech Recognition.
Cara menggunakan speech recognition pada windows 7 :
1. Pertama, klik Start Speech Recognition link pada Control Panel
Start> Control Panel> Ease of access> Speech Recognition. Sekarang pada Windows 7 telah menunjukkan sebuah kotak dialog Selamat datang di Speech Recognition.
2. Sekarang klik ‘Next’ dan kemudian di Pilih Jenis Mikrofon memilih Mikrofon Headset, Desktop Mikrofon atau opsi lainnya.
3. Klik ‘Next’ dan mikrofon langsung terhubung ke Windows 7 atau laptop. sekali lagi klik Next pada kotak dialog Set Up Mikrofon.
4. Coba katakan sesuatu, ketika selesai berbicara ke dalam mikrofon lalu klik ‘Next’.
5. Klik ‘Next’ di ‘Mikrofon lalu Set Up’ pada kotak dialog dan pilih opsi ‘Enable Dokumen Review’ dalam kotak dialog untuk ‘Meningkatkan Keakuratan Speech Recognition’ dan kemudian klik ‘Next’.
6. Sekarang untuk mengaktifkan modus aktivasi suara, Kita harus mengklik ‘Gunakan suara Aktivasi’ Mode.
7. Klik tombol ‘View Reference Sheet’ untuk membuka jendela Windows Help and Support pada 7 komputer Windows .
8. Sekarang klik topik-topik seperti Dikte, Tkita Baca Marks, Common Speech Recognition Perintah dan Karakter Khusus untuk menampilkan informasi mereka. Jika ingin mencetak salah satu topik petunjuk diperluas kemudian klik tombol Print pada toolbar window.
9. Klik tombol ‘Close’ yang dalam Bantuan Windows dan jendela Dukungan dan kemudian klik ‘Next’ tombol untuk membuka ‘Run Speech Recognition Setiap Saat Aku Mulai Computer’ kotak dialog.
10. Sekarang untuk membuka,Bisa dengan Kontrol Komputer Dengan Suara’ kotak dialog, klik tombol ‘Next’.
11. Untuk menjalankan Speech Recognition Tutorial, yang baik diperlukan untuk melatih komputer untuk memahami suara kita serta yang sangat baik untuk berlatih klik tombol ‘Tutorial Mulai’.
Cara atau setting menggunakan fitur Speech Recognition :
1. Pada menu Start, pilih :
• Control Panel.
• Ease of Access.
• Speech Recognition Options
2. Pada Configure your Speech Recognition experience, pilih Start Speech Recognition, kemudian Next.
3. Kemudian pada Set up your micrphone, pilih next.
4. Kemudian untuk mengecek suara dan volume (Adjust the volume of microphone), kemudian pilih Next.
5. Kemudian Finish.



Sumber: http://blog.ugm.ac.id/
www.google.com

LINGKUNGAN NON BIOTIK


.

MAKALAH LINGKUNGAN NON BIOTIK PRASEODIMIUM



Oleh :

Nama Mahasiswa : Novita Fitriatul Aini Wibowo
Jurusan : Biologi
NIM : M0411050



FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS SEBELAS MARET
SURAKARTA
2011

LATAR BELAKANG

Indonesia adalah salah satu negara dengan potensi sumber daya alam yang sangat besar. Dimana di dalamnya terkandung berbagai macam mineral dan logam yang bermanfaat bagi kehidupan manusia serta mempunyai nilai ekonomi yang sangat tinggi, seperti emas, perak, batu bara, dan minyak bumi, serta berbagai macam unsur-unsur alam lainnya. Pada dasarnya unsur sangat melimpah di alam ini. Seperti halnya di Indonesia yang juga memiliki kelimpahan unsur yang beraneka ragam. Kelimpahan unsur di alam Indonesia sangat banyak. Unsur-unsur tersebut sebagian dapat kita temui secara langsung di alam maupun dalam bentuk senyawa lain. Unsur-unsur dikelompokkan ke dalam unsur logam dan unsur non logam. Setiap unsur memiliki ciri kas atau karakteristik masing-masing yang membedakannya dengan unsur lain. Sampai saat ini tercatat lebih dari delapan puluh unsur yang sudah ditemukan oleh para peneliti dan ditulis dalam sistem periodik unsur. Dalam makalah ini, penulis mencoba menguraikan tentang unsur praseodimium. Unsur praseodimium merupakan salah satu unsur logam lantanida, masuk dalam unsur transisi. Selama ini, unsur praseodimium kurang begitu diketahui oleh banyak orang. Makalah ini bertujuan untuk menguraikan secara lebih dalam tentang unsur logan praseodimium sekaligus memperkenalkan unsur praseodimium. Bagaimana proses pembentukannya, serta aplikasi pemanfaatan unsur praseodimium dalam kehidupan sehaari-hari.










BAB I
PENDAHULUAN

A. Sejarah penemuan
Proses penemuan unsur praseodimium dimulai oleh Mosander pada tahun 1841. Ia mengekstrak tanah jarang didymia dari lantana. Kemudian oleh Lecoq de Boisbaudran pada tahun 1879 dengan mengisolasi tanah baru, samaria, dari didymia yang didapat dari mineral samarskit. Enam tahun kemudian, pada tahun 1885, Von Welsbach memisahkan didymia menjadi dua komponen, praseodymia dan neodymia, yang memberikan senyawa garam dengan warna yang berbeda. Sebagaimana unsur tanah jarang lainnya. Senyawa unsur ini dalam larutan memiliki garis atau pita spektrum absorsi yang cukup nyata dan tajam, hanya sedikit saja yang lebarnya hanya beberapa angstrom.
Praseodimium merupakan logam tanah langka berwarna kuning kehijauan dengan nomor atom 59. Dalam sistem periodik unsur, praseodimium berada pada periode ke 6 dengan lambang Pr, radius sebesar 1.82 Å, volume sebesar 20.8 cm3/mol, massa praseodimium adalah 140.908, titik didihnya 3785 K, radius kovalensinya sebesar 1.65 Å, struktur kristal berbebtuk heksagonal, massa Jenisnya 6.77 g/cm3, konduktivitas listriknya sebesar 1.5 x 106 ohm-1cm-1, elektronegativitasnya 1.13, konfigurasi elektronnya adalah [Xe]4f3 6s2, formasi entalpi sebesar 10.04 kJ/mol, konduktivitas panas sebesar 12.5 Wm-1K-1, potensial ionisasi sebesar 5.42 V, titik lebur adalah 1204 K, bilangan oksidasi adalah 3,4, kapasitas panas sebesar 0.193 Jg-1K-1, dan entalpi penguapan sebesar 332.63 kJ/mol.
Praseodimium memiliki karakteristik yang berbeda dengan unsur lain. Beberapa karakteristik yang dimiliki unsur praaseodimium adalah sebagai berikut :
a. Lunak
b. Seperti perak
c. Mudah ditempa
d. Lebih resisten terhadap korosi dalam udara daripada europium, lantanum, cerium atau neodium
e. Membentuk lapisan oksida hijau yang mengelupas bila terpapar dengan udara
f. Tidak boleh terkena cahaya matahari secara langsung, jadi harus disimpan pada tempat yang terlindung dari sinar matahari, dalam minyak mineral atau plastik bersegel

B. Pembuatan
Logam Praseodimium baru dapat dihasilkan dalam kondisi relatif murni pada tahun 1931. Logam praseodimium dapat dibuat dengan beberapa metode, seperti reduksi kalsium terhadap senyawa praseodimium klorida atau florida anhidrat. Praseodimium terdapat bersamaan dengan unsur tanah jarang dalam berbagai mineral. Monazit dan bastnasit merupakan sumber komersial yang utama untuk logam tanah jarang.
















BAB II
MANFAAT PRASEODIMIUM

Logam praseodimium memiliki berbagai manfaat dan kelebihan. Pada masa modern seperti sekarang ini logam praseodimium telah banyak dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari. Berikut beberapa aplikasi pemanfaatan logam praseodimium :
1. Bahan pemantik rokok
Logam alloy alam, digunakan sebagai pemantik rokok, mengandung logam praseodimium sebanyak 5%. Oksida unsur tanah jarang, termasuk Pr2O3 adalah di antara zat yang paling banyak dihasilkan. Bersamaan dengan unsur tanah jarang lainnya.
2. Bahan pembuat busur bunga api
praseodimium digunakan sebagai bahan inti pada busur bunga api karbon yang digunakan dalam industri pembuatan film untuk penerangan studio dan proyeksi.
3. Bahan pewarna
Garam praseodimium digunakan untuk mewarnai kaca dan enamel, ketika dicampur dengan bahan tertentu lainnya, praseodimium menghasilkan warna kuning bersih yang kuat dan tidak lazim pada kaca.
4. Sebagai pelindung mata
Kaca didymium, yang mana praseodimium adalah penyusunnya, adalah pewarna untuk pelindung mata tukang las.
5. Sebagai radioisotop
Radioisotop praseodimium-142(Pr-142)1) merupakan radioisotop pemancar-β dengan umur paro 19,2 jam. Radioisotop Pr-142 dapat diperoleh dari hasil iradiasi praseodimium oksida (Pr2O3) di teras reaktor melalui reaksi inti 141Pr(n,γ)142Pr. Praseodimium oksida mempunyai bentuk fisik berupa serbuk (halus) dengan massa jenis sebesar 6,8 gr/mL, kelimpahan isotop Pr-141 di alam sebanyak 100% dan tampang lintang sebesar 3,3 barn. Radioisotop Pr-142 digunakan di bidang kesehatan. Untuk mengiradiasi target Pr2O3 dimasukkan ke dalam kapsul yang terbuat dari kuarsa dan dimasukkan ke dalam kapsul yang terbuat dari aluminium. Setelah itu kedua ujung kapsul tersebut dilas. Untuk menguji kebocoran kapsul yang berisi target dilakukan dengan menggunakan metode uji gelembung dan uji kebocoran dalam kondisi vakum. Selesai diuji kebocoran selanjutnya kapsul aluminium tersebut dimasukkan ke dalam tabung yang terdapat lubang pada sisi-sisinya. Kemudian dilakukan iradiasi target di CIP teras RSG-GAS pada daya 15 MW dengan fluks neutron 1×1014 n/cm2detik selama 5 hari. Jika terjadi kejadian yang tidak diinginkan dengan jatuhnya kapsul tersebut hingga pecahnya kapsul quartz, maka masih dalam keadaan aman karena kapsul quartz dibungkus dengan kapsul Aluminium.( Sutrisno,dkk,2009 )




















BAB III
PENUTUP

1. Kesimpulan
• Praseodimium merupakan logam tanah langka berwarna kuning kehijauan.
• Logam praseodimium dapat dibuat dengan mereduksi kalsium terhadap senyawa praseodimium klorida atau florida anhidrat
• Logam praseodimium banyak dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari, diantaranya sebagai bahan pemantik rokok, bahan pembuat busur bunga api, bahan pewarna, radioisotop, dan sebagai pelindung mata

2. Saran
• Hendaknya dilakukan observasi ataupun penelitian lebih lanjut tentang unsur logam praseodimium sehingga dapat dimanfattkan secara maksimal.

















DAFTAR PUSTAKA

Sutrisno, Sarwani, Ariyawan Sunardi, dan Sunarko. 2009. Analisis Perhitungan Iradiasi Target Praseodimium di Reaktor Serba Guna-GA Siwabessy. Batan : Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir. Vol : 647-653
http: //www. praseodimium-makalah/Praseodinium-Chem-Is-Try-Situs-Kimia-Indonesia/ diakses pada jum’at, 23 Desember 2011 pukul 21.30 WIB




















KIMIA DASAR


.

TUGAS KIMIA DASAR
URUTAN PERKEMBANGAN TEORI ATOM



Oleh :

Nama Mahasiswa : Novita Fitriatul Aini Wibowo
Jurusan : Biologi
NIM : M0411050




FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS SEBELAS MARET
SURAKARTA
2011

URUTAN PERKEMBANGAN TEORI ATOM

1. Aliran sekolah Nyaya dan Vashehika
Pada abad ke-6 sebelum masehi aliran sekolah Nyaya dan Vashehika mengembangkan teori yang menjelaskan bagaimana atom-atom bergabung menjadi benda-benda yang lebih kompleks.

2. Teori Atom Leucippus

Leucippus seorang filsafat Yunani berpendapat bahwa materi tersusun atas butiran-butiran kecil. Pendapat ini dikembangkan oleh muridnya Democritus.

3. Teori Atom Democritus

Democritus menyatakan bahwa materi tersusun atas partikel-partikel yang tak dapat dibagi lagi, yaitu atom. John Dalton membuktikan pemikiran filsafat Yunani tersebut dengan menyatakan bahwa pemikiran Democritus tidak bertentangan dengan Hukum Kekekalan Massa dan Hukum Perbandingan Tetap.

4. Teori atom menurut Aristoteles

Atom adalah suatu materi yang dapat dibagi-bagi secara terus-menerus atau sekecil-kecilnya tanpa batas.

5. Teori Atom John Dalton
Pada tahun 1803, John Dalton mengemukakan pendapatnya tentang atom. Teori atom Dalton didasarkan pada dua hukum, yaitu hukum kekekalan massa (hukum Lavoisier) dan hukum susunan tetap (hukum prouts).

Lavosier menyatakan bahwa “Massa total zat-zat sebelum reaksi akan selalu sama dengan massa total zat-zat hasil reaksi”.

Sedangkan Prouts menyatakan bahwa “Perbandingan massa unsur-unsur dalam suatu senyawa selalu tetap”.

Dari kedua hukum tersebut Dalton mengemukakan pendapatnya tentang atom sebagai berikut :
1. Atom merupakan bagian terkecil dari materi yang sudah tidak dapat dibagi lagi
2. Atom digambarkan sebagai bola pejal yang sangat kecil, suatu unsur memiliki atom-atom yang identik dan berbeda untuk unsur yang berbeda
3. Atom-atom bergabung membentuk senyawa dengan perbandingan bilangan bulat dan sederhana. Misalnya air terdiri atom-atom hidrogen dan atom-atom oksigen
4. Reaksi kimia merupakan pemisahan atau penggabungan atau penyusunan kembali dari atom-atom, sehingga atom tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan.
Kelemahan: Teori Dalton tidak menerangkan hubungan antara larutan senyawa dan daya hantar arus listrik.
Model Atom Dalton
Seiring perkembangan teknologi, teori atom Dalton terbukti tidaklah sepenuhnya benar. Penelitian selanjutnya mengarah bahwa ternyata atom dapat dibagi menjadi bagian-bagian kecil lain yang merupakan partikel dasar atom itu sendiri yaitu proton, elektron baru disusul neutron. Artinya atom bukanlah bagian terkecil dari suatu materi.

6. Teori Atom J.J. Thomson

Berdasarkan penemuan tabung katode yang lebih baik oleh William Crookers, maka J.J. Thomson meneliti lebih lanjut tentang sinar katode dan dapat dipastikan bahwa sinar katode merupakan partikel, sebab dapat memutar baling-baling yang diletakkan diantara katode dan anode. Dari hasil percobaan ini, Thomson menyatakan bahwa sinar katode merupakan partikel penyusun atom (partikel subatom) yang bermuatan negatif dan selanjutnya disebut elektron.

Atom merupakan partikel yang bersifat netral, oleh karena elektron bermuatan negatif, maka harus ada partikel lain yang bermuatan positif untuk menetrallkan muatan negatif elektron tersebut. Dari penemuannya tersebut, Thomson memperbaiki kelemahan dari teori atom Dalton dan mengemukakan teori atomnya yang dikenal sebagai Teori Atom Thomson. Yang menyatakan bahwa:

“Atom merupakan bola pejal yang bermuatan positif dan didalamya tersebar muatan negatif elektron”

Thomson mengusulkan model atom seperti roti kismis atau kue onde-onde. Suatu bola pejal yang permukaannya dikelilingi elektron dan partikel lain yang bermuatan positif sehingga atom bersifat netral. Model atom Thomson didasarkan pada asumsi bahwa massa elektron lebih kecil dari massa atom, dan elektron merupakan partikel penyusun atom. Karena atom bermuatan netral, maka elektron yang bermuatan negatif akan menetralkan suatu muatan positif dalam atom. Hal ini mendukung keberadaan proton dalam atom.

Kelemahan: Kelemahan model atom Thomson ini tidak dapat menjelaskan susunan muatan positif dan negatif dalam bola atom tersebut.




Model atom Thomson diuji oleh penelitian yang dilakukan oleh Philipp Lenard pada tahun 1903, yang mempelajari tentang pengaruh fotolistrik. Ia mengamati perilaku elektron yang menembus lempeng alumunium yang sangat tipis dengan cara memodifikasi tabung sinar katode dan menempatkan lempeng tersebut di dalamnya. Jika model atom Thomson benar, maka akan ada banyak berkas elektron yang dibelokkan setelah menembus lempeng alumunium, hal ini disebabkan elektron telah kehilangan energi yang banyak karena menabrak elektron yang tersebar merata dalam muatan positif atom. Akan tetapi, ia mengamati bahwa sebagian besar elektron tidak dibelokkan. Hal ini membuktikan bahwa model atom Thomson yang menyatakan bahwa elektron tersebar merata dalam muatan positif atom, adalah tidak benar.

7. Teori Atom Rutherford

Rutherford bersama dua orang muridnya (Hans Geigerdan Erners Masreden) melakukan percobaan yang dikenal dengan hamburan sinar alfa (λ) terhadap lempeng tipis emas. Sebelumya telah ditemukan adanya partikel alfa, yaitu partikel yang bermuatan positif dan bergerak lurus, berdaya tembus besar sehingga dapat menembus lembaran tipis kertas. Percobaan tersebut sebenarnya bertujuan untuk menguji pendapat Thomson, yakni apakah atom itu betul-betul merupakan bola pejal yang positif yang bila dikenai partikel alfa akan dipantulkan atau dibelokkan. Dari pengamatan mereka, didapatkan fakta bahwa apabila partikel alfa ditembakkan pada lempeng emas yang sangat tipis, maka sebagian besar partikel alfa diteruskan (ada penyimpangan sudut kurang dari 1°), tetapi dari pengamatan Marsden diperoleh fakta bahwa satu diantara 20.000 partikel alfa akan membelok sudut 90° bahkan lebih.
Berdasarkan gejala-gejala yang terjadi, diperoleh beberapa kesipulan beberapa berikut:
1. Atom bukan merupakan bola pejal, karena hampir semua partikel alfa diteruskan
2. Jika lempeng emas tersebut dianggap sebagai satu lapisan atom-atom emas, maka didalam atom emas terdapat partikel yang sangat kecil yang bermuatan positif.
3. Partikel tersebut merupakan partikel yang menyusun suatu inti atom, berdasarkan fakta bahwa 1 dari 20.000 partikel alfa akan dibelokkan. Bila perbandingan 1:20.000 merupakan perbandingan diameter, maka didapatkan ukuran inti atom kira-kira 10.000 lebih kecil daripada ukuran atom keseluruhan.
Berdasarkan fakta-fakta yang didapatkan dari percobaan tersebut, Rutherford mengusulkan model atom yang dikenal dengan Model Atom Rutherford yang menyatakan bahwa :
“Atom terdiri dari inti atom yang sangat kecil dan bermuatan positif, dikelilingi oleh elektron yang bermuatan negatif”.
Rutherford menduga bahwa didalam inti atom terdapat partikel netral yang berfungsi mengikat partikel-partikel positif agar tidak saling tolak menolak.
Kelemahan : Tidak dapat menjelaskan mengapa elektron tidak jatuh ke dalam inti atom.
8. Teori Atom Bohr

Menurut model atom Bohr, elektron-elektron mengelilingi inti pada lintasan-lintasan tertentu yang disebut kulit elektron atau tingkat energi. Tingkat energi paling rendah adalah kulit elektron yang terletak paling dalam, semakin keluar semakin besar nomor kulitnya dan semakin tinggi tingkat energinya.
Sehingga menurut Bohr, adanya spektrum yang bersifat diskrit menandakan bahwa elektron berada pada lintasan-lintasan tertentu berdasarkan tingkat energinya.

Neils Bohr memperbaiki kegagalan atom Rutherford melalui percobaannya tentang spektrum atom hidrogen. Percobaannya ini berhasil memberikan gambaran keadaan elektron dalam menempati daerah di sekitar inti atom. Penjelasan Bohr tentang atom hidrogen melibatkan gabungan antara teori klasik dari Rutherford dan teori kuantum dari Planck, diungkapkan dengan empat postulat, sebagai berikut:
1. Hanya ada seperangkat orbit tertentu yang diperbolehkan bagi satu elektron dalam atom hidrogen. Orbit ini dikenal sebagai keadaan gerak stasioner (menetap) elektron dan merupakan lintasan melingkar disekeliling inti.
2. Selama elektron berada dalam lintasan stasioner, energi elektron tetap sehingga tidak ada energi dalam bentuk radiasi yang dipancarkan maupun diserap.
3. Elektron hanya dapat berpindah dari satu lintasan stasioner ke lintasan stasioner lain. Pada peralihan ini, sejumlah energi tertentu terlibat, besarnya sesuai dengan persamaan planck, ΔE = hv.
4. Lintasan stasioner yang dibolehkan memilki besaran dengan sifat-sifat tertentu, terutama sifat yang disebut momentum sudut. Besarnya momentum sudut merupakan kelipatan dari h/2∏ atau nh/2∏, dengan n adalah bilangan bulat dan h tetapan planck.
Model atom Bohr dapat menjelaskan kestabilan atom dan spektrum atom hidrogen. Akan tetapi model ini mempunyai beberapa kelemahan, antara lain:
• Hanya dapat menjelaskan spektrum atom hidrogen dengan akurat, belum dapat menjelaskan spektrum atom yang lebih kompleks.
• Asumsi elektron mengelilingi inti atom dalam lintasan lingkaran belum tentu benar, dapat saja berbentuk elips.
• Belum dapat menjelaskan adaya garis halus pada spektrum atom hidrogen.
9. Teori Atom Modern
Model atom mekanika kuantum dikembangkan oleh Erwin Schrodinger (1926).Sebelum Erwin Schrodinger, seorang ahli dari Jerman Werner Heisenberg mengembangkan teori mekanika kuantum yang dikenal dengan prinsip ketidakpastian yaitu “Tidak mungkin dapat ditentukan kedudukan dan momentum suatu benda secara seksama pada saat bersamaan, yang dapat ditentukan adalah kebolehjadian menemukan elektron pada jarak tertentu dari inti atom”.
Daerah ruang di sekitar inti dengan kebolehjadian untuk mendapatkan elektron disebut orbital. Bentuk dan tingkat energi orbital dirumuskan oleh Erwin Schrodinger.Erwin Schrodinger memecahkan suatu persamaan untuk mendapatkan fungsi gelombang untuk menggambarkan batas kemungkinan ditemukannya elektron dalam tiga dimensi.
Model atom dengan orbital lintasan elektron ini disebut model atom modern atau model atom mekanika kuantum yang berlaku sampai saat ini, seperti terlihat pada gambar berikut ini.
Awan elektron disekitar inti menunjukan tempat kebolehjadian elektron. Orbital menggambarkan tingkat energi elektron. Orbital-orbital dengan tingkat energi yang sama atau hampir sama akan membentuk sub kulit. Beberapa sub kulit bergabung membentuk kulit.Dengan demikian kulit terdiri dari beberapa sub kulit dan subkulit terdiri dari beberapa orbital. Walaupun posisi kulitnya sama tetapi posisi orbitalnya belum tentu sama.
Ciri khas model atom mekanika gelombang
1. Gerakan elektron memiliki sifat gelombang, sehingga lintasannya (orbitnya) tidak stasioner seperti model Bohr, tetapi mengikuti penyelesaian kuadrat fungsi gelombang yang disebut orbital. Bentuk dan ukuran orbital bergantung pada harga dari ketiga bilangan kuantumnya. (Elektron yang menempati orbital dinyatakan dalam bilangan kuantum tersebut)
2. Posisi elektron sejauh 0,529 Amstrong dari inti H menurut Bohr bukannya sesuatu yang pasti, tetapi bolehjadi merupakan peluang terbesar ditemukannya elektron.
Teori teori pendukung teori atom modern.
1. siafat gelombang sebagai partikel (dari hokum snelius).
2. dualisme elektron.
3. asas ketidakpastian Heisenberg
Prinsip ketidakpastian Heisenberg menunjukkan bahwa kita tidak dapat mengetahui secara pasti di mana elektron itu berada dan ke arah mana elektron itu bergerak. Hal ini membuat kita tidak mungkin menggambarkan secara tepat jalur atau orbit dari elektron yang mengelilingi nukleus. Tetapi ada suatu cara lain yang bisa diterima untuk menggambarkan pergerakan elektron-elektron di sekitar nukleus.

Sumber : http://www.yangpenting.com
http://www.hidupberawaldarimimpi.com


FISIKA DASAR


.


TUGAS PRAKTIKUM FISIKA DASAR I
PEMUAIAN ZAT PADAT


Oleh :

Nama Mahasiswa : Novita Fitriatul Aini Wibowo
NIM : M0411050
Kelompok : 11




JURUSAN BIOLOGI
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS SEBELAS MARET
SURAKARTA
2011

PEMUAIAN ZAT PADAT
Pemuaian terjadi ketika zat dipanaskan (menerima kalor), partikel-partikel zat bergetar lebih cepat sehingga saling menjauh dan benda memuai. Sebaliknya, ketika zat didinginkan (melepas kalor) partikel-partikel zat bergetar lebih lemah sehingga saling mendekati dan benda menyusut. Pemuaian yang terjadi pada zat padat dapat berupa muai panjang, muai luas, atau muai volume. Pemuaian juga bergantung dari jenis bahannya (zat).
A. Muai Panjang

Pemuaian zat terjadi ke segala arah, sehingga panjang, luas, dan ukuran volume zat akan bertambah. Untuk zat padat yang bentuknya memanjang dan berdiameter kecil, sehingga panjang benda jauh lebih besar daripada diameter benda seperti kawat, pertambahan luas dan volume akibat pemuaian dapat diabaikan. Dengan demikian, hanya pertambahan ukuran panjang yang diperhatikan. Pemuaian yang hanya berpengaruh secara nyata pada pertambahan panjang zat disebut muai panjang. Muai panjang berbagai zat padat diselidiki dengan alat Musschenbrock.

Dengan alat ini ditemukan bahwa muai panjang zat padat bergantung pada tiga faktor:
1. panjang awal (lo) : makin besar panjang awal, maka makin besar muai panjang
2. kenaikan suhu (T): makin besar kenaikan suhu, maka makin besar muai panjang
3. jenis bahan.

Gambar 2. Musschenbroek adalah alat untuk menyelidiki muai panjang zat
Alat ini mengukur muai panjang zat berbentuk batang. Salah satu ujung batang ditempatkan pada posisi tetap, sehingga ujung yang lain dapat bergerak bebas, ujung yang bebas akan mendorong sebuah jarum yang menunjuk ke skala saat memuai. Besar pemuaian dapat dilihat dari skala yag ditunjuk jarum. Makin besar pemuaian, maka makin besar perputaran jarum pada skala.
Pertambahan panjang suatu zat secara fisis :
1. Berbanding lurus dengan panjang mula-mula
2. Berbanding lurus dengan perubahan suhu
3. Bergantung dari jenis zat
Pertambahan panjang suatu zat secara matematis dapat dituliskan:

Keterangan:
L = panjang setelah memuai (m)
Lo = panjang mula-mula (m)
α = koefisien muai panjang (/°C)
Δt = perubahan suhu (°C)
ΔL = perubahan panjang (m)
Pertambahan panjang setiap zat berbeda-beda bergantung pada koefisien zat. Pertambahan panjang zat padat untuk kenaikan 1°C pada zat sepanjang 1 m disebut koefisien muai panjang ( ).
Tabel 1. Koefisien muai panjang beberapa zat padat


Koefisien muai panjang aluminium jauh lebih besar daripada tembaga maupun besi sehingga pertambahan panjang yang terbesar terjadi pada aluminium (Al), tembaga (Cu), kemudian besi (Fe). Itu artinya koefisien muai panjang Al > Cu > Fe.
B. Muai Luas
Pada logam yang berbentuk lempengan tipis (berupa segiempat, segitiga, atau lingkaran), ukuran volume dapat diabaikan. Ketika lempengan tersebut mendapat pemanasan, maka dapat diamati hanya pemuaian luasnya saja. Dengan kata lain, zat padat tersebut mengalami muai luas.
Pertambahan luas suatu zat secara matematis dapat dituliskan:

Keterangan:
A = luas setelah memuai (m2)
Ao = luas mula-mula (m2)
β = koefisien muai luas (/°C)
Δt = perubahan suhu (°C)
ΔA = perubahan luas (m2)
Muai luas dapat diamati pada kaca jendela, pada saat suhu udara panas, dan suhu kaca menjadi naik sehingga terjadi pemuaian, maka kaca memuai lebih besar daripada pemuaian bingkainya, akibatnya kaca terlihat terpasang sangat rapat pada bingkai. Benda yang mengalami muai luas akan menjadi lebih besar daripada semula. Pemuaian yang terjadi pada sebuah benda padat jika ketebalannya jauh lebih kecil dibandingkan panjang dan lebarnya, maka yang terjadi adalah muai luas.

C. Muai Volume
Jika benda yang kita panaskan berbentuk balok, kubus, atau berbentuk benda pejal lainnya, muai volumlah yang harus kita perhatikan (paling dominan).
Pertambahan volume suatu zat yang dipanaskan, secara fisis :
a. Berbanding lurus dengan volume mula-mula zat
b. Berbanding lurus dengan perubahan suhu zat
c. Bergantung dari jenis bahan
Pertambahan volume zat yang terjadi akibat panas, secara matematis dapat dituliskan:

Keterangan:
V = volum setelah memuai (m3)
Vo = volum mula-mula (m3)
γ = koefisien muai volum (/°C)
Δt = perubahan suhu (°C)
ΔV = perubahan volum (m3)
Tabel koefisien muai volume adalah sebagai berikut :

Aplikasi pemanfaatan pemuaian zat padat :
1. pemasangan klem atau penyambung lempeng baja badan kapal

Lempeng-lempeng baja penyusun badan kapal tidaklah lempeng baja yang utuh, tapi berupa potongan-potongan berbentuk segi empat. Lempengan-lempengan ini disambung satu sama lain dengan diklem. Pemasangan paku klem dilakukan pada suhu panas/membara. Maka setelah paku mendingin, paku akan menyusut sehingga paku akan merekatkan sambungan lempeng dengan sangat erat.

2. Termostat atau alat pengontrol temperatur

Termostat ini terdiri atas 2 logam yang diklem satu sama lain (direkatkan) menjadi bimetal. Kedua logam mempunyai angka muai panjang yang berbeda. Ketika suhu naik, salah satu logam akan memuai lebih panjang daripada logam yang satunya. Akibatnya bimetal menjadi melengkung, sehingga arus listrik terputus.

3. Saklar termal, termostat bimetal, dan lampu rem mobil

Keping bimetal adalah dua keping logam yang berbeda koefisien muai panjang dikeling menjadi satu. Jika dipanaskan, keping melengkung ke arah yang koefisien muainya lebih kecil dan jika didinginkan, keping melengkung ke arah logam yang koefisien muainya lebih besar

Kerugian dari pemuaian zat padat
 Piston kendaraan akan macet bila tidak ada jarak yg sesuai antara piston dan cylinder


Referensi :
http://www.crayonpedia.org
http://physics2008.wordpress.com


ORSPEK


.

Novita Fitriatul Aini Wibowo
Nothopanax scutellarium
Flos

MEMBUAT KOMPOS DENGAN METODE KARUNG
A. Bahan

a. Sampah
1. Sampah coklat (daun kering, rumput kering, serbuk gergaji, serutan kayu, sekam, jerami, kulit jagung, kertas yang tidak mengkilat, tangkai sayuran)
2. Sampah hijau (sayuran, buah-buahan, potongan rumput segar, daun segar, sampah dapur, ampas teh atau kopi, kulit telur, pupuk kandang)

b. Starter
Starter yang digunakan untuk mengurai sampah menjadi kompos disebut dengan MOL (mikro organisme lokal). Langkah-langkah membuat MOL adalah sebagai berikut :
1. Nasi (baru maupun basi) dibentuk bulat sebesar bola ping-pong sebanyak 4 buah.
2. Diamkan selama tiga hari sampai keluar jamur yang berwarna kuning, jingga, dan abu-abu.
3. Bola nasi jamuran kemudian dimasukkan ke dalam botol atau wadah plastik.
4. Tuang air satu gayung yang sudah dicampur gula sebanyak empat sendok makan ke dalam botol atau wadah yang berisi nasi jamuran.
5. Diamkan selama satu minggu. Campuran nasi dan air gula tersebut akan berbau asem seperti tape atau peuyeum
6. MOL sudah bisa digunakan sebagai starter untuk membuat kompos dengan dicampur air. Perbandingan MOL dengan air sebesar 1: 5.

B. Langkah-langkah pengomposan :

1. Potong atau cacah dengan ukuran 2 s/d 3 cm sampah organik yang akan dibuat kompos.
2. Campur sampah coklat dan sampah hijau dengan perbandingan 1: 2. Jika terlalu banyak sampah coklat, pengomposan akan memakan waktu lama.
3. Ratakan sampah yang akan dibuat kompos sebelum dicampur dengan MOL.
4. Sirami permukaan sampah secara merata dengan MOL.
5. Aduk agar MOL tercampur merata. Siram kembali dengan MOL sampai sampah terlihat basah kemudian aduk kembali
6. Masukkan sampah ke dalam karung, setelah diangin-anginkan sebentar.
7. Kemudian karung diikat agar tidak diacak-acak kucing, anjing, atau ayam.
8. Karung ditusuk-tusuk dengan obeng atau alat lainnya secara merata agar oksigen (udara segar) bisa masuk.
9. Simpan di tempat yang tidak kehujanan dan tidak terkena sinar matahari langsung.
10. Seminggu sekali Langkah 3 s/d 8 diulang kembali. Dalam waktu enam minggu kompos sudah jadi dan siap digunakan.
Opini :
Pembuatan kompos dengan metode karung sangat sederhana dan mudah untuk dipraktekkan serta tidak membutuhkan banyak biaya karena semua bahan yang digunakan merupakan sampah yang berada di sekitar kita. Selain itu, dengan memakai kompos berarti kita membantu menjaga bumi dari pencemaran tanah akibat pupuk kimia.
Sumber : http://kampungantenan.blogspot.com

BIOLOGI UMUM


.

RIZHOME, STOLON, TUBER, DAN BULBUS

1. Rhizome /Akar Tinggal /Rimpang

Rhizome adalah tumbuhan menjalar dengan akar merambat di dalam tanah dan daun menjalar di atas permukaan tanah, dan tidak memiliki pucuk seperti pohon-pohonan, serta tidak bergantung pada akar tunggal.

Rhizome atau rimpang adalah sebuah bentuk modifikasi batang tanaman yang menjalar di dalam tanah dan dapat menghasilkan tanaman baru dari ruasnya. Dari ruas dapat tumbuh tunas dan akar, sehingga terbentuk tanaman baru. Temu-temuan (Zingiberaceae) dan paku-pakuan (Pteridophyta) adalah jenis-jenís tanaman yang memiliki organ ini. Jika ujung rhizome atau tunas ketiak tumbuh menjadi tumbuhan baru, maka tumbuhan tersebut tetap bergabung dengan tumbuhan induk dan membentuk rumpun.

Rhizome juga menjadi tempat penyimpanan produk metabolisme tertentu. Pada temu-temuan, rhizome menyimpan banyak alkaloid. Rhizome yang membesar dan menjadi penyimpanan cadangan makanan (biasanya dalam bentuk pati) dinamakan tuber.
Rhizome atau akar tinggal mempunyai cirri-ciri :
1. Bentuk seperti akar, tetapi berbuku-buku seperti batang
2. Pada setiap buku atau ruas terdapat daun yang berubah menjadi sisik
3. Di setiap ketiak sisik terdapat mata tunas
Contoh tanaman Rhizome adalah :
• Keladi
• Alang-alanga
• lengkuas (alpina officinarum)
• jahe (zingiber officinale)
• kunyit ( curcuma domestica)
• kencur (kaempferia galangal)
• temulawak
• lidah mertua (sansivera sp)
2. Stolon / Geragih

Geragih adalah batang horizontal yang menjalar di atas atau di dalam tanah maupun air. Pada buku-buku batangnya tumbuh tunas dan membentuk akar. Setelah beberapa waktu tanaman ini tumbuh memanjang dan menjauhi induknya lalu membengkok ke atas membentuk individu baru. Pada bagian bawah geragih muncul akar serabut, walaupun tetap berhubungan dengan induknya, namun tumbuhan baru itu tidak bergantung pada induknya.

Geragih yang menjalar di sekitar permukaan tanah disebut Stolon. Di sepanjang stolon dapat tumbuh tunas adventisia (liar), dan masing-masing tunas ini dapat menjadi anakan tanaman. Stolon juga merupakan modifikasi batang sebagaimana rhizome. Berbeda dengan rhizome, stolon menjalar di sekitar permukaan tanah.

Geragih atau stolon merupakan modifikasi batang yang biasanya dikembangkan oleh tumbuhan terna.
Contoh tumbuhan geragih diatas permukaan tanah yaitu :
a. Pegagan (centella asiatica)
b. Arbei, dan semanggi
Contoh tumbuhan bergeragih dibawah permukaan tanah yaitu :
a. Rumput teki(cyperus rotundus)
b. Rumput pantai (spinifex sp)
c. Rumput grinting Cynodon dactylon
Contoh tumbuhan bergeragih dibawah permukaan air yaitu :
a. Eceng gondok (Eichornia crassipes)
b. Kangkung
3. Tuber / Umbi batang

Umbi batang adalah batang yang tumbuh ke dalam tanah, ujung batang tersebut menggembung membentuk umbi untuk menyimpan cadangan makanan, terutama zat tepung. Pada suatu lekukan di permukaan batang atau umbi tersebut terdapat daun yang berubah menjadi sisik. Pada ketiak sisik terdapat mata tunas sebagai calon individu baru. Biasanya dihasilkan oleh beberapa spesies Solanaceae dan Asteraceae.

Umbi batang yang tumbuh di bawah permukaan tanah, membesar, dan mengandung banyak pati disebut sebagai tuber.
Contoh tanaman umbi batang antara lain :
• kentang (solanum tuberrodum)
• ubi jalar(ipomoea batatas)
• gadung (dioscorea hispida)
• gambili (dioscorea aculata)
• jagung
• ketela rambak

4. Bulbus / Umbi lapis

Umbi lapis merupakan umbi yang berlapis-lapis dan di bagian pangkalnya terdapat batang sangat pendek yang disebut cakram dan suing yang merupkan tunas sebagai calon individu baru. Umbi lapis terdiri atas daun yang mengelilingi cakram (batang) dan membengkak di dalam tanah. Pada permukaan atas dari setiap buku, tumbuh daun yang tebal dengan satu atau dua kuncup ketiak yang letaknya berdekatan sehingga seperti berlapis-lapis. Pada permukaan bawah dari setiap buku, tumbuh akar serabut tepat dibawah batangnya (cakram). Biasanya dihasilkan oleh famili Alliaceae, amaryllidaceae, dan Liliaceae.

Contoh tanaman umbi lapis yaitu :

• bawang merah (allium cepa)
• bawang putih (allium sativum)
• bawang daun (allium fistulosum)
• bunga bakung (crinum asiaticum)
• bunga tulip
• bawang Bombay


Perbedaan Rhizome, Stolon, tuber, dan Bulbus adalah :

Rhizome

• Batangnya mejalar di dalam tanah
• Individu baru tetap bergabung dengan tumbuhan induk dan membentuk rumpun.

Stolon

• Berupa batang yang menjalar kemudian melengkung ke atas membentuk individu baru
• Individu baru yang dihasilkan tidak bergantung pada induknya
• Menjalar di tanah maupun di air

Tuber
• Banyak mengandung zat pati atau karbohidrat

Bulbus

• Berupa umbi yang berlapis-lapis
• Mempunyai cakram sebagai pangkal dari beberapa umbi
• Mempunyai suing sebagai calon tunas





Sumber : http://www.memesa.blogspot.com
http://www.wikipedia.com

PENDIDIKAN AGAMA


.

MENGUNGKAP RAHASIA LAUT MELALUI
AYAT-AYAT AL QUR’AN
Disusun guna memenuhi tugas akhir mata kuliah Pendidikan Agama Islam






Disusun oleh :

Nama Mahasiswa : Novita Fitriatul Aini Wibowo
Jurusan : Biologi
NIM : M0411050




JURUSAN BIOLOGI
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS SEBELAS MARET
SURAKARTA
2011
KATA PENGANTAR

Segala rasa syukur penulis panjatkan kepada Allah SWT semata. Zat yang menguasai seluruh alam semesta, Maha Rohman dan Maha Rohim. Karena berkat kasih sayangNya makalah ini dapat diselesaikan. Sholawat dan salam penulis tujukan kepada panutan dan uswatun khasanah kita Nabi Muhammad SAW yang telah mentablighkan kepada kita suatu agama kebenaran yaitu dinul islam. Makalah yang berjudul Mengungkap Rahasia Laut Melalui Ayat-ayat Al Qur’an ini, penulis susun guna memenuhi tugas mata kuliah Pendidikan Agama Islam. Diharapkan makalah ini dapat memunculkan suatu dorongan bagi kita sebagai generasi muda islam untuk mengkaji isi Al Qur’an secara menyeluruh. Semoga dengan membaca makalah ini dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT, serta dapat memberikan manfaat khususnya bagi penulis sendiri dan bagi pembaca pada umumnya. Penulis sangat mengharapkan kritik dan saran dari pembaca berkenaan dengan isi dari makalah ini. Dan akhirnya penulis mengucapkan selamat membaca dan menyelami kandungan ayat-ayat al Qur’anul karim.





Hormat kami

penulis







BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar belakang
Lingkungan meliputi segala sesuatu yang ada di sekitar kita. Lingkungan terdiri dari lingkungan biotik dan lingkungan abiotik. Lingkungan biotik meliputi seluruh benda hidup yang berada di sekitar kita seperti manusia, hewan, dan tumbuhan serta organisme-organisme yang ada di dalamnya. Lingkungan abiotik meliputi seluruh benda tak hidup yang berada di sekitar kita seperti air, tanah, dan udara. Seperti yang kita tahu bahwa sepertiga dari bumi berupa lautan. Dimana di dalam lautan tersimpan berbagai kekayaan alam yang sangat banyak. Seperti berbagai jenis spesies ikan, terumbu karang, dan jenis biota laut lainnya yang sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia. Al Qur’an sebagai kitab suci agama islam sekaligus pedoman hidup umat islam tidak hanya membahas tentang ajaran ibadah semata, melainkan juga menuliskan tentang lingkungan hidup. Dalam al-qur’an, setidaknya terdapat 40 ayat yang secara khusus mambahas dan membicarakan tentang laut, lautan, atau kelautan. Secara garis besar, ayat-ayat tersebut menginformasikan bahwa laut adalah sumber daya alam yang sangat potensial. Air (laut) dan tanah merupakan dua sumber senyawa makhluk hidup. Komponen biologis manusia misalnya, tak luput dari kedua sumber tersebut. Akhir-akhir ini banyak temuan keajaiban tentang lautan. Dimana talah ditemukan fenomena alam yang sangat menakjubkan dari dasar laut yang ditemukan oleh para ilmuan. Dalam makalah ini penulis mencoba mengaitkan penemuan-penemuan para ilmuan itu dengan ayat-ayat Al Qur’an. Selain itu, makalah ini juga bertujuan untuk mengetahui seberapa besar peran agama islam dalam menjaga kelestarian lingkungan, khususnya lingkungan laut.




B. Rumusan masalah
1. Apasajakah manfaat laut bagi kehidupan manusia?
2. Apasajakah keajaiban laut yang tertulis di dalam Al Qur’an?
3. Bagaimana peran islam dalam menjaga kelestarian laut?

C. Tujuan
1. Mengetahui manfaat laut bagi kehidupan manusia
2. Mengetahui keajaiban di dalam laut yang tertulis di dalam Al Qur’an
3. Mengetahui peran islam dalam menjaga kelestarian laut

D. Manfaat
1. Dapat mengetahui manfaat laut bagi kehidupan manusia
2. Menambah keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT
3. Menambah motivasi untuk ikut berperan serta dalam menjaga kelestarian laut

















BAB II
KAJIAN TEORI

A. Pengertian
Pengertian laut menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi Keempat ( 2008 ) adalah kumpulan air asin ( dalam jumlah yang banyak dan luas ) yang menggenangi dan membagi daratan atas benua atau pulau. Ada juga yang berpendapat bahwa laut merupakan kumpulan air yang sangat luas di permukaan bumi yang memisahkan atau menghubungkan suatu benua atau pulau dengan benua atau pulau lainnya. Air yang terdapat di laut terdiri dari campuran 96,5% air murni dan 3,5% material lainnya, seperti garam-garaman, gas-gas terlarut, bahan-bahan organik dan partikel-partikel tak terlarut. Di tempat inilah hidup hewan-hewan air asin dan tumbuh-tumbuhan air asin yang sangat banyak ragamnya. Makhluk hidup yang hidup di laut meliputi jenis ikan, flora laut, kerang dan lain-lain.

B. Susunan kimiawi air laut
Selain air murni ( H2O) air laut mengandung garam. Karena itu rasanya menjadi asin. Rata-rata air laut mengandung 3,5 % garam. Artinya dalam setiap 1 kg air laut mengandung 35 gram garam. Zat-zat yang ada dalam garam air laut adalah sebagai berikut :
• NaCl ( 77,75 % )
• K2SO4 ( 2,46 % )
• MgCl2 ( 10,78 % )
• MgBr2 ( 0.21 % )
• MgSO4 ( 4,73 % )
• CaSO4 ( 3,69 % )
• CaCO3 ( 0,34 % )




C. Jenis-jenis laut
Menurut cara terjadinya, ada tiga jenis laut, yaitu sebagai berikut :
1. Laut ingresi, yaitu laut yang terjadi karena adanya penurunan dasar laut dengan kedalaman lebih dari 200 m.
2. Laut transgresi ( laut yang meluas ), yaitu laut yang terjadi karena adanya peninggian permukaan air laut dengan kedalaman kurang dari 200 m.
3. Laut regresi ( laut yang menyempit ), yaitu penyempitan laut yang terjadi karena adanya pengendapan oleh batuan ( pasir, lumpur, dan lain-lain ) yang dibawa oleh sungai-sungai yang bermuara di laut tersebut.
Adapun menurut letaknya laut dibedakan menjadi tiga, sebagai berikut :
1. Laut tepi adalah laut yang berada di tepi benua
2. Laut pedalaman adalah laut yang seluruhnya hampir dikelilingi oleh daratan benua.
3. Laut pertengahan adalah laut yang berada diantara benua-benua.
Di dalam Al Qur’an cukup banyak, ayat-ayat yang membicarakan tentang laut, salah satunya dalm Surat Al Baqarah ayat 164 yang artinya : “Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, silih bergantinya malam dan siang, bahtera yang berlayar di laut membawa apa yang berguna bagi manusia, dan apa yang Allah turunkan dari langit berupa air, lalu dengan air itu Dia hidupkan bumi sesudah mati (kering)-nya dan Dia sebarkan di bumi itu segala jenis hewan, dan pengisaran angin dan awan yang dikendalikan antara langit dan bumi, sungguh (terdapat) tanda-tanda (keesaan dan kebesaran Allah) bagi kaum yang memikirkan.”

D. Manfaat laut
Di dalam laut tersimpan berbagai sumber kehidupan yang dapat memenuhi kebutuhan manusia. Diantara manfaat laut bagi kehidupan manusia antara lain :
a. Sebagai sumber makanan
Laut menghasilkan berbagai jenis bahan makanan yang kita konsumsi sehari-hari seperti ikan, kerang, rumput laut dan lainnya. Dalam Surat An Nahl ayat 14 yang artinya: “Dan Dialah Allah yang menundukkan lautan (untukmu) agar kamu dapat memakan daripadanya daging yang segar, dan kamu mengeluarkan dari lautan perhiasan yang kami pakai. Kamu melihat bahtera berlayar padanya, dan supaya kamu mencari (keuntungan) dari karunia-Nya supaya kamu bersyukur.”
b. Sebagai sumber obat-obatan
Laut menghasilkan bahan-bahan yang dapat dipergunakan untuk membuat obat - obatan, kosmetika, dan lain sebagainya.
c. Sebagai tempat rekreasi dan wisata
Laut yang indah pantai yang bersih dan segala ekosistemnya yang terjaga merupakan tempat rekreasi dan wisata yang paling menyenangkan yang dapat memberikan kedamaian dan kenyamanan.
d. Sebagai objek riset penelitian dan pendidikan
Dengan melihat keindahan laut membuat kita menjadi ingin tahu dan rasa ingin tau inilah yang akan menambah pengetahuan, dan menjadikan laut sebagai tempat objek penelitian.
e. Sebagai jalur transportasi air
Laut digunakan sebagi jalur lalu lintas kapal antar pulau ataupun antar benua.
f. Sebagai sumber pembangkit listrik
Laut dimanfaatkan sebagai pembangkit listrik yang berfungsi menggerakkan turbin-turbin yang dipasang di dalamnya.
g. Mengurangi terjadinya pemanasan global
Laut mempunyai peran yang sangat penting dalam siklus kehidupan. Dimana laut sebagai penyerap karbon doksida (CO2). Di dalam laut terdapat fitoplankton (alga) yang membutuhkan karbon dari gas CO2 untuk ia berfotosintesis. Gas CO2 ini mereka serap dari atmosfer. Dengannya, plankton bisa melangsungkan kehidupannya. Plankton kemudian menjadi makanan bagi ikan-ikan di laut. Dan ikan-ikan ini yang akan dikonsumsi oleh manusia. Binatang bercangkang seperti kerang juga menyerap karbon untuk membuat cangkang mereka, sehingga kehidupan binatang bercangkang ini bisa bertahan dengan baik di habitatnya (di laut). Gas CO2 adalah gasyang sangat berperan menciptakan iklim panas di alam dunia ini, atau dengan kata lain sebagai penyebab pemanasan global. Pemanasan global muncul karena gas CO2 semakin banyak yang naik ke atmosfer. Kenaikan gas CO2 itu disebabkan oleh banyaknya pembakaran bahan bakar minyak (BBM), batu bara dan bahan bakar organik lainnya di bumi. Ini juga berarti laut sangat membantu di dalam mengurangi tingkat keracunan manusia yang disebabkan oleh gas tersebut.
Sejak berabad-abad yang lalu Alquran berbicara soal manfaat laut bagi peningkatan taraf hidup manusia. Kini terbukti, negara-negara yang pandai memanfaatkan potensi lautnya, menjadi negara yang makmur dan mendapatmempunyai kekayaan yang sangat berlimpah.





















BAB III
MENGUNGKAP RAHASIA LAUT MELALUI AYAT- AYAT
AL QUR’AN

Al-Qur'an telah 1400 tahun lalu memberikan rahasia kekayaan yang ada di lautan. Prof. Zaghoul dari Universitas of Petroleom, Dahran, Saudi Arabia, pernah mengamati kandungan Al-Qur'an yang mengungkap misteri lautan. Menurutnya, ada sekitar 460 ayat yang mengungkap kandungan bumi dengan sangat rinci. Menyangkut bentuk, gerakan, dan asal-usulnya. Gunung-gunung, asal muasal atmosfer dan hidrosfer, serta kegelapan di lautan. Juga termasuk berbagai fenomena ilmu bumi (earthscience) dengan sangat rinci. Menyangkut geologi, geofisika, geokimia, geografi dan geodesi.
Akurasi Alquran dalam membahas soal lautan terlihat dari perbandingan jumlah ayat. Di dalam Al quran terdapat 32 ayat yang menyebut kata ”laut”. Sedang kata “darat” terkandung dalam 13 ayat Al quran. Apabila dijumlahkan, keduanya menjadi 45 ayat. Angka 32 itu sama dengan 71,11 persen dari 45. Sedang 13 itu identik dengan 28,22 persen dari 45. Berdasar ilmu hitungan sains, ternyata memang 71,11 persen bumi ini berupa lautan dan 28,88 persen berupa daratan.
Beberapa enomena-fenomena lautan yang tertulis di dalam Al Qur’an adalah sebagai berikut :
1. Keganasan gelombang laut
Jauh sebelum lahirnya pakar-pakar tsunami dan gelombang laut, Al-Qur’an telah menjelaskan akan keganasan gelombang laut. Hal ini telah tertulis di dalam Al Qur’an yang artinya :“Atau seperti gelap gulita di lautan yang dalam, yang diliputi oleh ombak, yang di atasnya ombak (pula), di atasnya (lagi) awan, gelap gulita yang bertindih-tindih, tiadalah dia dapat melihatnya, (dan) barangsiapa oleh Allah tiada diberi cahaya (petunjuk) oleh Allah tiadalah dia mempunyai cahaya sedikitnya.” (QS. An-Nur: 40).
Ayat tersebut mengatakan bahwa air di laut yang dalam diliputi oleh ombak dan di atas ombak ini ada ombak lain. Sangat jelas bagi kita bahwa lapisan ombak yang ke dua ini adalah ombak di permukaan laut yang biasa kita lihat, karena ayat tersebut menyebutkan adanya awan di atasnya.
Kemudian untuk ombak yang disebutkan pertama, para ilmuwan telah menemukan pada masa sekarang adanya ombak dalam (internal waves) yang terjadi pada batas pertemuan dua lapisan air yang memiliki perbedaan kepekatan. Ombak dalam terjadi pada permukaan lapisan air di kedalaman lautan karena ia memiliki kepekatan yang lebih tinggi dibandingkan dengan air di atasnya. Ombak dalam berperilaku mirip ombak permukaan. Ia juga bisa pecah seperti ombak di permukaan laut. Namun ombak dalam tidak bisa terlihat oleh mata biasa. Ia hanya bisa dideteksi melalui peralatan canggih dengan mempelajari perubahan suhu dan kandungan garam pada suatu lokasi tertentu.
Kemudian QS. At-Thur ayat 6 yang isinya berbunyi : “Dan lautan yang di dalam tanahnya ada api.” Api disini setelah diteliti oleh para pakar tsunami adalah sebuah gempa dasar laut.
Istilah gelombang yang bergulung-gulung, dan api yang keluar dari dasar lautan itu sudah ada sejak 1.400 tahun lalu, sebelum pakar-pakar tsunami mampu menjelaskan adanya ombak berbahaya dan menakutkan ataupun gempa di dasar lautan.

2. Laut-laut tidak saling bercampur
Salah satu sifat lautan yang baru-baru ini ditemukan berkaitan dengan ayat Al Qur’an surah Ar Rahman ayat 19-55 yang artinya :“ Dia membiarkan dua lautan mengalir yang keduanya kemudian bertemu, antara keduanya ada batas yang tidak dilampaui oleh masing-masing.”
Sifat lautan yang saling bertemu tetapi tidak saling bercampur ini telah ditemukan oleh para ahli kelautan baru-baru ini, hal ini disebabkan gaya fisika yang disebut tegangan permukaan. Tegangan permukaan ini disebabkan oleh adanya perbedaan masa jenis antar keduanya mencegah lautan bercampur satu sama lain, seolah terdapat dinding tipis yang memisahkan mereka.
Fenomena ini ditemui pada air laut Mediterania memasuki Atlantik melalui Gibraltar. Tetapi tempetur , salinitas, dan kekerapan mereka tidak berubah, karena pembatas yang memisahkan mereka. Meskipun ada gelombang besar, arus kuat, dan pasang di laut-laut ini, mereka tidak saling bercampur, dan tidak pula melintasi pembatas di antara mereka. Hal tersebut terbukti secara ilmiah.
Ada beberapa ayat Al Qur’an lain yang juga menjelaskan fenomena ini, diantaranya surat Al Furqan ayat 53 yang artinya : “Dan Dialah yang membiarkan dua laut mengalir (berdampingan) , yang ini tawar lagi segar dan yang lain masin lagi pahit, dan Dia jadikan antara keduanya dinding dan batas yang menghalangi.”
Sisi menarik dari hal ini adalah bahwa pada masa ketika manusia tidak memiliki pengetahuan apa pun mengenai fisika, tegangan permukaan, maupun ilmu kelautan, hal ini telah diungkap dalam Al Qur’an. (Harun Yahya,2004)
Berbagai macam fenomena menakjubkan ini mengingatkan kita pada salah satu ayat Al Qur’an surat Fushilat ayat 53 yang artinya : “Akan Kami perlihatkan secepatnya kepada mereka kelak, bukti-bukti kebenaran Kami di segenap penjuru dunia ini dan pada diri mereka sendiri, sampai terang kepada mereka, bahwa al-Quran ini suatu kebenaran. Belumkah cukup bahwa Tuhan engkau itu menyaksikan segala sesuatu.” (QS. Fushshilat : 53).

3. Sungai di dalam laut
Di Cenote Angelita, Mexico ada sebuah gua. Pada kedalaman 30 meter, airnya air segar (tawar), namun pada kedalaman lebih dari 60 meter, airnya menjadi air asin, disana terlihat sebuah sungai di dasarnya, lengkap dengan pohon dan daun daunan. Sebagian pengkaji mengatakan, itu bukanlah sungai biasa, itu adalah lapisan hidrogen sulfide yang nampak seperti sungai.
Mr.Jacques Yves Costeau , ia seorang ahli oceanografer dan ahli selam terkemuka dari Perancis. Orang tua yang berambut putih ini sepanjang hidupnya menyelam ke perbagai dasar samudera di seantero dunia dan membuat filem dokumentari tentang keindahan alam dasar laut untuk ditonton di seluruh dunia.
Pada suatu hari ketika sedang melakukan eksplorasi di bawah laut, tiba-tiba ia menemui beberapa kumpulan mata air tawar segar yang sangat sedap rasanya kerana tidak bercampur atau tidak melebur dengan air laut yang masin di sekelilingnya, seolah-olah ada dinding atau membran yang membatasi keduanya.
Fenomena menakjubkan itu memeningkan Mr. Costeau dan mendorongnya untuk mencari penyebab terpisahnya air tawar dari air masin di tengah-tengah lautan. Ia mulai berfikir, jangan-jangan itu hanya halusinansi atau khalayan sewaktu menyelam. Waktu pun terus berlalu setelah kejadian tersebut, namun ia tak kunjung mendapatkan jawaban yang memuaskan tentang fenomena ganjil tersebut.
Sampai pada suatu hari ia bertemu dengan seorang profesor Muslim, kemudian ia pun menceritakan fenomena ganjil itu. Profesor itu teringat pada ayat Al Quran tentang bertemunya dua lautan yaitu surat Ar-Rahman ayat 19-20, yang sering diidentikkan dengan Terusan Suez .
Selain itu, dalam beberapa kitab tafsir, ayat tentang bertemunya dua lautan tapi tak bercampur airnya diartikan sebagai lokasi muara sungai, di mana terjadi pertemuan antara air tawar dari sungai dan air masin dari laut. Namun tafsir itu tidak menjelaskan ayat berikutnya dari surat Ar-Rahman ayat 22 yang artinya “Keluar dari keduanya mutiara dan marjan.” Padahal di muara sungai tidak ditemukan mutiara.
Terpesonalah Mr. Costeau mendengar ayat-ayat Al Qur’an itu, melebihi kekagumannya melihat keajaiban pemandangan yang pernah dilihatnya di lautan yang dalam. Al Qur’an ini mustahil disusun oleh Muhammad yang hidup di abad ke tujuh, suatu zaman saat belum ada peralatan selam yang canggih untuk mencapai lokasi yang jauh terpencil di kedalaman samudera. Benar-benar suatu mukjizat, berita tentang fenomena menakjubkan 14 abad yang silam akhirnya terbukti pada abad 20. Mr. Costeau pun berkata bahwa Al Qur’an memang sesungguhnya kitab suci yang berisi firman Allah, yang seluruh kandungannya mutlak benar. Dengan seketika dia pun memeluk Islam.

4. Kegelapan di laut dalam
Antara 3 hingga 30 persen cahaya matahari dipantulkan oleh permukaan laut. Selanjutnya, hampir semua warna dari spektrum cahaya akan diserap secara berturut-turut pada 200 meter pertama, kecuali warna biru. Ombak dalam pada batas pertemuan dua lapisan air yang berbeda kepekatan. Satu lapisan pekat (di bawah) dan yang lainnya lebih encer (di atas). (Gross,1993).
Allah berfirman di dalam Al Qur'an yang artinya : “Atau seperti gelap gulita di lautan yang dalam, yang diliputi oleh ombak, yang di atasnya ombak (pula), di atasnya (lagi) awan gelap gulita yang tindih-bertindih, apabila dia mengeluarkan tangannya, tiadalah dia dapat melihatnya, (dan) barangsiapa yang tiada diberi cahaya (petunjuk) oleh Allah tiadalah dia mempunyai cahaya sedikitpun.” (Al Qur'an, An-Nur : 40)
Ayat ini menyebutkan kegelapan yang dapat ditemukan di laut dalam, di mana jika seseorang menjulurkan tangan ia tak akan bisa melihatnya. Kegelapan di dalam lautan dan samudera ditemukan sekitar kedalaman 200 meter ke bawah. Pada kedalaman ini, hampir-hampir tidak ada cahaya lagi.
Manusia tidak berkemampuan menyelam lebih dari kedalaman 40 meter tanpa bantuan kapal selam atau peralatan khusus. Manusia tak akan bertahan tanpa perlengkapan di bagian gelap dari lautan, semisal pada kedalaman 200 meter. Gelapnya kedalaman laut ini hanya diketahui oleh para ilmuwan di masa sekarang melalui berbagai peralatan khusus dan kapal atau peralatan selam yang memungkinkan mereka menyelam ke kedalaman lautan. Tanpa peralatan khusus, tidak mungkin manusia di jaman Nabi Muhammad SAW mengetahui bagaimana bentuk kegelapan di dalam lautan. Ini membuktikan bahwa Al Qur'an diturunkan oleh Allah Yang Maha Mengetahui.

Peran islam dalam menjaga kelestarian lautan
Dr Abdul Basith Jamal dan Dr. Daliya Shadiq Jamal mengatakan bahwa sesungguhnya Allah telah menciptakan alam semesta ini dengan suatu sistem dan mekanisme yang sangat mengagumkan sekaligus teliti dan detail. Sehingga keseimbangannya terjaga, meskipun di alam semesta ini selalu terjadi perubahan-perubahan yang tidak ada habis-habisnya.
Rasulullah SAW telah mendidik kita untuk menjaga ekosistem alam, sebagaimana sabda beliau : “Barangsiapa di antara orang Islam yang menanam tanaman maka hasil tanamannya yang dimakan akan menjadi sedekahnya, dan hasil tanaman yang dicuri akan menjadi sedekah. Dan barangsiapa yang merusak tanamannya, maka akan menjadi sedekahnya sampai hari kiamat.” (HR. Muslim).
Senada dengan hal tersebut, Allah telah menerangkannya kepada kita, “Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi, sesudah (Allah) memperbaikinya dan berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut dan harapan. Sesungguhnya Allah amat dekat kepada orang yang berbuat baik.” (QS. Al-A'raf : 56)
Sebenarnya semua kerusakan lingkungan adalah akibat dari ulah tangan manusia itu sendiri. Seperti firman Allah SWT : “Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia.” (Ar-Rum : ayat 41)
Salah satu problema yang menjadi perhatian para ilmuwan adalah pencemaran minyak di sebagian perairan di dunia yang menyebabkan kematian berbagai jenis binatang laut dalam jumlah yang besar. Hal ini mendorong para aktivis lingkungan hidup untuk memikirkan solusi atas problema ini.
Untuk itu mereka memanfaatkan teknologi tinggi dengan menggunakan satu jenis bakteria yang dihasilkan dari rekayasa genetika yang memiliki manfaat dalam menguraikan cairan minyak yang mengambang di atas permukaan air laut. Namun sayangnya, apa yang mereka lakukan, ternyata mengandung akibat yang sama buruknya. Karena bakteria yang mereka ciptakan, ternyata mengandung zat racun yang dapat merusak tabiat air disamping menutupi penetrasi oksigen ke dalam air, padahal oksigen tersebut diperlukan bagi keberlangsungan binatang-binatang yang terdapat di laut.
Periatiwa tersebut adalh salah satu contoh kerusakan lingkungan yang diakibatkan oleh pengaplikasian ilmu pengetahuan dan teknologi yang tidak melihat manfaat dan kerugiannnya bagi lingkungan sekitar.
Sebagai seorang muslim kita harus senantiasa menjaga dan merawat lingkungan laut dengan semaksimal mungkin. Karena Al Qur’an menyuruh kita untuk melestarikan lingkungan. Adapun upaya untuk melestarikan laut dapat dilakukan dengan cara :
1. Melakukan reklamasi pantai dengan menanam kembali tanaman bakau di areal sekitar pantai.
2. Melarang pengambilan batu karang yang ada di sekitar pantai maupun di dasar laut, karena karang merupakan habitat ikan dan tanaman laut.
3. Melarang pemakaian bahan peledak dan bahan kimia lainnya dalam mencari ikan.
4. Melarang pemakaian pukat harimau untuk mencari ikan.
Menyadari banyaknya masalah lingkungan hidup, langkah pertama pemecahannya adalah peningkatan ukhuwah (kerjasama) antar ilmuwan dan alim-ulama agar bahu-membahu mampu mengemban amanat Allah untuk memelihara bumi. Salah satu hasil kerjasama tersebut adalah program pelatihan bagi para tokoh agama untuk memperdalam wawasan lingkungan hidup. Solusi jangka pendek lainnya adalah penyusunan program pemeliharaan lingkungan sebagai materi khutbah jumat, serta penerbitan fatwa untuk menghentikan pencemaran sungai.
Salah satu contoh pendekatan pelestarian lingkungan melalui Al-Qur’an dan Al-Hadits yang berhasil adalah di Tanzania. Bekerjasama dengan CARE-organisasi bantuan untuk memberantas kemiskinan di dunia-IFEES menggelar pertemuan dengan para pemuka agama dan para nelayan untuk mendiskusikan bagaimana hubungan antara ayat-ayat yang ada dalam al-Quran dengan pemanfaatan sumber daya alam dan lingkungan. Dengan menggunakan ayat-ayat al-Quran serta hadist, mereka berusaha meyakinkan para nelayan untuk tidak lagi menggunakan dinamit, jala dan tombak ketika menangkap ikan.
IFEES juga bekerjasama dengan Misali Island Conservation (MICA)-lembaga yang bergerak dalam perlindungan terumbu karang-untuk melatih para imam-imam masjid di Tanzania agar mampu menyampaikan pesan tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan lewat khutbah-khutbah Jumat mereka. IFEES yang berbasis di Inggris, adalah salah satu organisasi yang pada tahun 1998 meluncurkan proyek penyadaran kelestarian lingkungan dengan menggunakan basis ajaran Islam. “Kami mencari ajaran-ajaran yang sudah terlupakan itu dan mengumpulkannya kembali dalam bentuk yang modern, “ kata Khalid
“Saya sekarang tahu bahwa cara saya menangkap ikan selama ini sudah merusak lingkungan. Konservasi ini bukan dari mzungu (kata untuk menyebut orang kulit putih dalam bahasa Swahili, yang digunakan di seluruh Afrika Timur), tapi dari al-Quran, " ujar Salim Haji, seorang nelayan di sebuah pulau kecil. Proyek ini membuahkan hasil setahun setelah diluncurkan, terutama di Misali dan kepulauan Zanzibar yang didominasi warga Muslim. Saat ini, banyak nelayan di Misali yang sudah mengganti alat penangkap ikannya dengan alat yang lebih ramah lingkungan dan tidak bertentangan dengan ajaran Islam


















BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
1. Manfaat laut bagi kehidupan manusia antara lain : sebagai sumber makanan, sebagai sumber obat-obatan, sebagai tempat rekreasi atau wisata, sebagai objek riset penelitian dan pendidikan, sebagai jalur transportasi air, pembangkit listrik tenaga ombak dan mengurangi pemanasan global.
2. Di dalam Al Qur’an telah dibahas berbagai hal mengenai lautan seperti perbedaan rasa asin pada air laut, adanya sungai di dalam laut, gelombang laut, kegelapan di dalam laut, dan air laut yang tidak bercampur satu sama lain.
3. Islam adalah agama yang sangat mendorong manusia untuk menjaga dan melestarikan lingkungan hidup terutama lingkungan laut. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya ayat al Qur’an yang membahas tentang lingkungan hidup.

B. Saran
1. Sebagai seorang muslim sudah sepantasnya kita mengkaji dan menelaah ayat-ayat Al Qur’an secara seksama, karena kunci kebahagiaan dan kesejahteraan hidup manusia telah ditulis di dalamnya.
2. Sebagai seorang mahasiswa muslim kita harus bisa menerapkan dan memberi contoh terbaik kepada masyarakat dalam upaya menjaga kelestarian laut.








REFERENSI

S.Djamil,Agus. 2004 . Al Qur’an dan Lautan. Bandung : Arasy
Yahya,Harun. 2004 . Al Qur’an dan Sains. Diterjemahkan oleh Tim Penerjemah Hikmah Teladan. Bandung : Dzikra
Elder, Danny. Pernetta, John. 1991. Oceans . London : Mitchell Beazley
Gross, M. Grant . 1993 . Oceanography a View of Earth 6 Edition . Englewood Cliffs : Prentice-Hall Inc
http://organisasi.org/definisi-pengertian-laut-jenis-macam-laut-fungsi-peran-manfaat-laut diakses pada sabtu, 10 Desember 2011 pukul 00.09 wib
http://smsrsd-infopenting.blogspot.com/2011/01/rahasia-kandungan-al-quran-tentang laut diakses pada minggu 11 Desember 2011 pukul 22.39 wib
http://id.shvoong.com/exact-sciences/earth-sciences/2188381-manfaat-laut-bagi-kehidupan-manusia/ diakses pada selasa,27 Desember 2011 pukul 13.30 wib